Kisah ALI BABA dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya - All about My Hobbies

Jumat, 20 Desember 2013

Kisah ALI BABA dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya

Belajar menerjemahkan.. :) belajar bahasa Inggris itu tidak serta merta langsung bisa dalam satu bulan. Semua perlu proses, ketekunan, kesabaran dan kerja keras. Aku mencoba belajar dengan menerjemahkan cerita dengan kosakata yang agak mudah bagi saya sebagai pemula. Beberapa manfaat menerjemahkan bacaan bahasa inggris yakni teman- teman bisa menambah kosakata, belajar tata bahasa inggris (grammer), dan menyusun kalimat tanpa menghilangkan makna yang sebenarnya. menyusun kalimat terjemahan ini paling sulit karena kita harus benar - benar tahu konteks bacaannya dan kosa kata bahasa inggris juga memiliki banyak arti. Jangan sampai terjemahan kita lebih kaku dari om google. Silahkan dikomentari tulisan ini di kolom komentar yah. 


Ali Baba was such a poor man
that he had only one shoe for his two
feet. Even the mice in his house were hungry.

Ali baba seorang laki-laki miskin. Dia hanya memiliki sepasang sepatu di kedua kakinya.  Bahkan tikus pun kelaparan di rumahnya.

One day, his wife said, "We have no
food in the house. No rice. No potatoes.
Go and collect leaves in the forest so
that I can make a soup."

Suatu hari istrinya mengatakan, "Kita tidak punya makanan di rumah. Tidak ada nasi , tidak ada kentang. Pergi dan kumpulkan daun di hutan ini agar aku bisa membuat semangkok sup".

Ali was a lazy man. He looked for
leaves for about ten minutes and then
he climbed a tree to sleep. He was
afraid of wolves. When he woke up,
he was surprised to see forty thieves
on forty horses. They stopped in front
of a big rock.

Ali Baba seorang laki –laki pemalas. Dia mencari daun sekitar sepuluh menit dan  kemudian dia memanjat sebuah pohon untuk tidur.  Dia takut dengan serigala.  Ketika dia bangun, dia terkejut melihat 40 pencuri di atas kuda. Para Pencari berhenti di depan sebuah batu besar.

"Open Sesame!" shouted the leader.
A door on the rock opened. The thieves
carried sacks full of gold into the cave.
When they had finished, the leader
shouted.

"Buka Sesame!" Teriak ketua pencuri. Pintu batu pun terbuka. Para pencuri membawa karung penuh emas ke dalam gua. Ketika mereka telah selesai, Ketua pencuri berteriak.

"Close Sesame!" and the door
closed. As soon as the thieves had
disappeared Ali Baba jumped down from the tree, said, "Open Sesame" and
went into the cave.

"Tutup Sesame!" Dan pintu pun tertutup.  Dengan segera pencuri itu menghilang. 
Ali baba melompat turun dari pohon berkata , “ Buka sesame” dan masuk ke dalam gua.

There were shelves all around the
walls. The shelves were full of sacks.
And the sacks were full of gold. Ali
took a sack home with him.

Ada beberapa rak di sekeliling dinding itu. Rak– rak itu penuh dengan karung. Dan karung pun penuh dengan emas.  Ali Baba membawa pulang sekarung.

Unfortunately, one of the thieves
saw Ali's footprints on the sand. He
followed them to Ali's home. He took
out his knife and made a cross on the
door. 

Sungguh sial, salah seorang pencuri melihat bekas jejak kaki Ali Baba di atas pasir. Dia mengikuti jejak kaki itu sampai ke rumah Ali Baba.  Dia mengeluarkan pisaunya dan membuat sebuah tanda pada pintu.

Now I shall know which house it
is," he said.

Sekarang , saya tahu yang mana rumahnya, “ kata pencuri itu

He rode off to get the other thieves.
But Ali had seen the thief.
He and his wife took brooms and
swept away the footprints. Then he
made crosses on every door at the
street. When the forty thieves arrived
they had their knives between their
teeth. But they couldn't find either Ali
– or the gold. And Ali and his wife lived
happily ever after.

Pencuri itu berangkat dengan mobil untuk menemui pencuri yang lain. Tetapi Ali Baba melihat pencuri itu. Ali baba dan istrinya mengambil sapu dan menyapu  sampai hilang bekas jejak kaki itu. Kemudian dia membuat tanda pada setiap pintu di jalan.  Ketika 40 pencuri itu sampai, mereka menggigit pisau mereka.  Tetapi mereka tidak dapat menemukan Ali Baba  ataupun emas itu.  Akhirnya Ali Baba dan istrinya hidup dengan bahagia selamanya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar